MASA PANDEMI, WAWANCARA CALON SANTRI BARU DILAKUKAN VIA ONLINE

Sabtu, 06 Jun 2020, 15:24:13 WIB - 410 View
Share

Corona virus disease 2019 (covid-19) yang belum juga berakhir kisahnya sampai saat ini memberi dampak di berbagai bidang, termasuk bidang pendidikan di pondok pesantren. Pondok pesantren Nurul Ulum kota Blitar sebagai lembaga pendidikan informal terpadu dengan lembaga pendidikan formal (MTs-MA Maarif NU) juga terdampak pandemi ini. Apalagi bulan Juni seperti ini adalah saat-saat padatnya kegiatan akhir tahun dan persiapan tahun ajaran baru yang akan menerima para santri baru.

Kegiatan penerimaan santri baru tahun ajaran 2020/2021 ini berbeda dari tahun-tahun sebelumnya. Jika tahun – tahun sebelumnya setelah calon santri melakukan registrasi bisa langsung mengikuti wawancara di pesantren, maka pada tahun ini, khusus gelombang 2 para calon santri dan walinya mengikuti wawancara secara online. “Saat ini ada 457 calon santri yang sudah melakukan registrasi”, demikian kata Ust. Fahmi Ulum, S.Th.I sebagai sekretaris panitia penerimaan santri baru MA Maarif NU kota Blitar. “ Dan Alhamdulillah untuk jadwal wawancara hari ini, yang secara online sejumlah 63 orang”, lanjut beliau. Jumlah tersebut diwawancarai terkait kesiapan sekolah di  MTs/MA Maarif NU dan mondok di ponpes Nurul Ulum. Di antara para pewawancara yang bertugas mendalami jiwa para calon santri dan walinya tersebut adalah Ust. Saiq Saiful Hadi, S.Psi, Usth.Dra. Hj.Yuana Cuopdetawati, MA, Usth.Dra.Hj. Anis Nurul Laili, Usth. Anita Rahmawati, S.Pd, Usth. Rahayu Indah Lestari, S.Pd, Ust. Arif Rochman Hakim, S.Th.I, Ust Fahmi Ulum, S.Th.I, Usth.Hj. Nurwahyuni Sukmawati, M.Pd, dan Usth. Zulva Mudzakiroh, S.Pd.I.

Kegiatan proses wawancara online kali ini dimulai dengan membuat grup whatsApp para calon santri baru sebagai media publikasi informasi kegiatan calon santri,dan bagi yang tidak memiliki aplikasi whatsApp, maka panitia menghubungi via telpon, demikian penjelasan Ust. Fahmi Ulum, S.Th.I.

Menurut penjelasan Usth.Hj. Nurwahyuni Sukmawati, M.Pd., selaku ketua pantia penerimaan santri baru MA Maarif NU kota Blitar, wawancara online ini dipilih sebagai langkah antisipasif pencegahan penyebaran covid-19, sehingga dapat menimimalisir kerumunan masa dalam satu tempat, wawancaranya di rumah aja.

Para pewawancara memiliki kesan yang berbeda tentunya dalam kegiatan ini. “Alhamdulillah… wawancara online telah berjalan lancer hari ini. Dengan memanfaatkan aplikasi WhatsApp-Video, proses wawancara dalam rangka penerimaan santri baru dapat dilaksanakan mulai pukul 09.00 – 12.00. tidak ada kendala berarti karena telah disiapkan dengan baik oleh panitia, baik teknis maupun non teknis”, demikian kesan Usth Zulva Mudzakiroh, S.Pd.I.

Pandemic covid-19 ini bisa saja menjadi sebuah kesempitan bagi kelancaran kegiatan, tapi bisa juga menjadi kesempatan bagi pemiliki ide cerdas kekinian dalam mengembangkan ide kreatifnya. Iya kan?. PP. Nurul Ulum 6/6/2020 (Chusnaa)

PONDOK PESANTREN NURUL ULUM KOTA BLITAR MA Maarif NU didirikan sejak tahun 1994. Semula bernama Madrasah Aliyah Keagamaan (MAK) NU Blitar. Mulai tahun pelajaran 1993/1994 sampai dengan akhir tahun pelajaran 1995/1996 penyelenggaraan pendidikan MAK NU Blitar dilaksanakan di gedung lama, Jl. Semeru 11 Blitar. Kemudian mulai tahun pelajaran 1996/1997 kegiatan pendidikan diselenggarakan di lokasi gedung baru Jl. Ciliwung 52 Blitar.
© 2019 Schz Follow: Facebook Twitter Youtube Instagram LinkedIn