Belajar Di Pesantren Nurul Ulum

Posted by: Administrator
Share

    Era globalisasi sekarang ini telah membawa implikasi yang sangat luas ke dalam berbagai lini kehidupan masyarakat Indonesia. Dampak yang dirasakan terutama terjadinya perubahan yang begitu cepat sistem pelayanan/pemenuhan aneka kebutuhan yang membuat hidup masyarakat  menjadi lebih nyaman. 

    Namun di masyarakat kita, perubahan sistem pelayanan ini tidak diimbangi dengan kesiapan masyarakat dalam mentransformasi perkembangan IPTEK dan upaya untuk merubah atau mempertahankan nilai/norma sosial yang dapat menjamin kelangsungan hidup (sustainable) masyarakat yang memiliki ciri-ciri budaya bangsa Indonesia (nation caracter building). Akibatnya, memunculkan berbagai masalah sosial (Kesenjangan social-ekonomi, KKN, Narkoba, kriminalitas dan HIV) dan lingkungan hidup (pencemaran, kekeringan, banjir, dan ketidak seimbangan ekosistem).

    Lembaga pendidikan sebagai institusi yang berperan membangun sumberdaya manusia memiliki tanggung jawab yang berat untuk mengantisipasi persoalan-persoalan yang muncul di atas. Karena itu perlu dilakukan reformasi dan reformulasi terhadap sistem pendidikan dan pengajaran yang selama ini berjalan. Lembaga pendidikan selain dituntut menyiapkan SDM yang memiliki keahlian dan ketrampilan yang diperlukan bagi masyarakat sesuai dengan perkembangan IPTEK, tetapi juga menanamkan nilai-nilai sosial-budaya dalam mempertahankan jati dirinya sebagai bangsa Indonesia. 
    MA Maarif NU didirikan sejak tahun 1994. Semula bernama Madrasah Aliyah Keagamaan (MAK) NU Blitar. Mulai tahun pelajaran 1993/1994 sampai dengan akhir tahun pelajaran 1995/1996 penyelenggaraan pendidikan MAK NU Blitar dilaksanakan di gedung lama, Jl. Semeru 11 Blitar. Kemudian mulai tahun pelajaran 1996/1997 kegiatan pendidikan diselenggarakan di lokasi gedung baru Jl. Ciliwung 52 Blitar. 
Dalam pelaksanaan kegiatan pendidikan, MA Maarif NU Blitar mengetrapkan Boarding School System yaitu semua siswa tinggal di asrama/pondok pesantren yang berada dilingkungan kampus MA Maarif NU Blitar. Jl. Ciliwung 52 Blitar. Dengan model diasramakan ini, siswa mengikuti kegiatan pendidikan dalam tiga alokasi waktu, Intra Pagi, Intra Sore dan Diniyah Malam. Intra pagi, kegiatan pendidikan yang melaksanakan secara penuh kurikulum pendidikan sebagaimana ditetapkan Departemen Agama RI. Intra sore, pelaksanaan kegiatan pendidikan yang diarahkan pada pengembangan kemampuan bahasa (Arab dan Inggris) dan ketrampilan, minat bakat siswa. Sedangkan Intra Malam, merupakan penyelenggaraan kegiatan pendidikan pondok pesantren dengan kurikulum madrasah diniyah sebgai sarana tafaqquh fiddin (memperdalam ilmu-ilmu agama) Perkembangan MA Keagamaan NU Blitar dapat dikatakan cukup pesat. Dari aspek jumlah murid, dalam tiga tahun terakhir ini peningkatannya rata-rata mencapai 30 persen. Pada tahun pelajaran 2002-2003 ini jumlah muridnya sebanyak 242 siswa yang dibina oleh 54 guru/pengasuh. 

    Pada bulan April 2001, setelah dilakukan akreditasi oleh Tim dari Departemen Agama Propinsi Jawa Timur statusnya dari status diakui menjadi status disamakan. Dengan status disamakan, MA Maarif NU Blitar yang sebelumnya hanya membuka satu program Keagamaan, maka sejak Tahun Pelajaran 2001/2002 membuka jurusan baru, yaitu jurusan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Pada waktu Akreditasi tahun 2005, MA Maarif NU memperoleh peringkat Akreditasi B, maka dibuka Jurusan IPA. 

    Dalam pengembangan MA Maarif NU Blitar ini, pengelola senantiasa berusaha mengikuti perubahan kebijakan pendidikan pemerintah, termasuk kebijakan otonomi pendidikan dan otonomi sekolah yang saat ini tengah digulirkan. MA Maarif NU Blitar sebagai sekolah swasta di bawah naungan LP Maarif NU sejak awal telah mengembangkan manajemen berbasis sekolah (Board Base Education), dimana dalam setiap kebijakan dan pengembangan sekolah senantiasa melibatkan komponen masyarakat. Dengan pendekatan semacam ini sekolah dapat menyelenggarakan pendidikan secara mandiri, adapun pemerintah (Departemen Agama atau Depdiknas) lebih berperan sebagai supporting system dalam upaya peningkatan pelayanan dan mutu pendidikan. 

    Sebagai upaya untuk lebih memantapkan pelaksanaan Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah ini, maka MA Ma’arif NU Blitar perlu lebih mempersiapkan diri untuk menyelenggarakan pendidikan secara partisipatif dan inovatif untuk meningkatkan mutu layanan pendidikan yang dilakukan bersama stake – holder oleh seluruh warga sekolah termasuk masyarakat secara kolaboratif dan kooperatif.

    Setelah melihat perkembangan MA Maarif NU Blitar yang semakin berkembang maka pendahulunya (MTs NU Blitar) untuk bergabung dalam sistem boarding school. Dengan bergabungnya unit pendidikan baru ini maka membentuklah direktorat (Perguruan Maarif NU Kota Blitar) untuk menggabungkan manajemen dari beberapa unit pendidikan yang ada.

PONDOK PESANTREN NURUL ULUM KOTA BLITAR MA Maarif NU didirikan sejak tahun 1994. Semula bernama Madrasah Aliyah Keagamaan (MAK) NU Blitar. Mulai tahun pelajaran 1993/1994 sampai dengan akhir tahun pelajaran 1995/1996 penyelenggaraan pendidikan MAK NU Blitar dilaksanakan di gedung lama, Jl. Semeru 11 Blitar. Kemudian mulai tahun pelajaran 1996/1997 kegiatan pendidikan diselenggarakan di lokasi gedung baru Jl. Ciliwung 52 Blitar.
© 2019 Schz Follow: Facebook Twitter Youtube Instagram LinkedIn